Cara Menghitung Poin MotoGP & GP Formula1

MotoGP & GP Formul1
MotoGP & GP Formula1

MotoGP & GP Formula1 tampa terasa di musim balap 2018 ini sudah berjalan beberapa seri balapan. Untuk MotoGP sudah memasuki balapan ke tiganya minggu ini di seri balapan Austin, Amerika Serikat. Begitu juga dengan GP Formula1 malah sudah menyudahi balapan seri ke tiganya di China minggu lalu.

Untuk membantu teman-teman yang belum memahami cara perhitungan poin MotoGP & GP Formula1,  mari sama-sama kita lihat cara perhitungannya. Mulai dari perhitungan Poin bagi pembalap, tim dan  konstruktor dari setiap seri balapan.

1) Perhitungan Poin MotoGP, Dalam setiap seri balapan MotoGP, ada 15 pembalap yang berhak mendapatkan poin. Kesemuanya itu mendapatkan poin berdasarkan pencapaian posisi Finishnya, semakin tinggi ranking finishnya maka semakin besar poin yang akan diperoleh. Berikut poin yang diperoleh pembalap dari urutan 1 sampai dengan 15 .

Poin untuk para pembalap

Finish urutan 1 poin 25

Finish urutan 2 poin 20

Finish urutan 3 poin 16

Finish urutan 4 poin 13

Finish urutan 5 poin 11

Finish urutan 6 poin 10

Finish urutan 7 poin 9

Finish urutan 8 poin 8

Finish urutan 9 poin 7

Finish urutan 10 poin 6

Finish urutan 11 poin 5

Finish urutan 12 poin 4

Finish urutan 13 poin 3

Finish urutan 14 poin 2

Finish  urutan 15 poin 1

Poin untuk Tim di Setiap Seri Balapan
Perhitungan poin untuk tim dalam setiap seri balapan adalah, penggabungan poin dari dua pembalap di masing-masing tim yang memiliki poin paling tinggi. Jika satu tim menurunkan 3 pembalap, maka poin tim yang dihitung adalah gabungan dari dua poin tertinggi saja. Jika satu tim hanya menurunkan satu pembalap maka poin tim yang dihitung hanya poin dari si pembalap itu saja.

Poin untuk Konstruktor pada Setiap Seri
Poin Konstruktor adalah poin bagi pemilik merk motor yang digunakan di balapan, biasanya ada beberapa tim yang menggunakan konstruktor motor yang sama. Contoh Tim Movistar Yamaha dan Tim Monster Yamaha Tech 3 yang menggunakan motor dari konstruktor yang sama yaitu Yamaha.

Jadi untuk perhitungan poin konstruktornya dihitung dari poin tertinggi yang didapat pembalap yang menggunakan merk milik konstruktor tersebut, tanpa melihat dari mana asal tim sipembalap.

Penentuan Juara Musim Balap MotoGP
Pembalap juara MotoGP, adalah pembalap yang mengumpulkan total poin tertinggi dari seluruh seri balapan. Sementara untuk Tim juara MotoGP adalah tim yang mengumpulkan total poin total tertinggi dari seluruh seri balapan. Demikian juga dengan juara konstruktor adalah konstruktor yang mengumpulkan poin dengan total tertinggi dari seluruh seri balapan.

Baca juga : motogp-argentina-marquez-sembrono-tiga-kali-penalti/

2) Perhitungan Poin GP Formula1. Cara perhitungan poin untuk balapan GP Formula1 pada prinsipnya hampir sama dengan MotoGP baik itu perhitungan poin pembalap atau Poin tim maupun Konstruktor. Berikut cara perhitungan Poin  dari GP Formula1 :

Finish urutan 1 poin 25

Finish urutan 2 poin 18

Finish urutan 3 poin 15

Finish urutan 4 poin 12

Finish urutan 5 poin 10

Finish urutan 6 poin 8

Finish urutan 7 poin 6

Finish urutan 8 poin 4

Finish urutan 9 poin 2

Finish urutan 10 poin 1

Sistem Poin Ganda pada GP Formula1, sistim ini mulai diterapkan pada musim balap 2014, Seluruh pebalap yang menyelesaikan lomba urutan 1-10 pada akhir seri balapan akan mendapat poin dua kali lipat dari seharusnya.

Contoh juara satu akan memperoleh 50 angka, normalnya 25 poin, sementara juara dua mendapatkan 36 ,dua kali dibanding biasanya 18 poin. Begitu juga dengan podium ke tiga yang biasanya 15 menjadi 30 poin dan seterusnya. .

Demikian info cara perhitungan poin MotoGP & GP Formula1 ini. Semoga bermamfaat sehingga dengan demikian kita menjadi paham dalam mengikuti perjalanan ajang balapan MotoGP & GP Formula1 ini dari satu seri balapan ke seri berikutnya.

Sumber foto :  youtube.com

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here