Sriwijaya FC Bangkrut Hoax atau Fakta?

Salam Sportif-Kabar tak sedap menghampiri klub elite asal Palembang, Sriwijaya FC. Dilansir TRIBUNJABAR.ID  Sriwijaya FC “cuci gudang” besar-besaran terhadap pemain, pelatih hingga official. Entah apa yang menghimpit kubu Laskar Wong Kito, sehingga melakukan eksodus besar-besaran jelang berakhirnya putaran pertama Liga 1 2018.

Tidak tanggung-tanggung, managemen SFC mengobral 9 (sembilan) pemainnya termasuk pelatih terbaiknya Rahmad Darmawan hengkang dari kursi kepelatihan, apakah ini sebagai bentuk evaluasi pihak manajemen terhadap tim atau ada unsur “kebangkrutan” di dalam rumah tangga Sriwijaya FC.

Setidaknya mereka yang nama-namanya dijual pihak management telah membesarkan nama SFC dalam kancah pra musim, bahkan meraup juara dalam ajang Piala Gubernur Kaltim. Bahkan saat ini pun SFC sementara ini bertengger diposisi tiga klasemen Liga 1 dibawah kepemimpinan Rahmad Darmawan, lantas apa lagi yang dicari pihak management, membongkar pasang pemain hingga pelatih.

Gulung tikar rasanya tidak mungkin dialami klub sepakbola selevel SFC. Sejarah mencatat perjalanan Sriwijaya FC di Liga I Indonesia, eksodus para pemain ini merupakan yang kedua atau jilid II, sebelumnya pernah terjadi di tahun 2013 silam.

Okelah, bagi pemain yang dianggap kurang berkontribusi besar terhadap Sriwijaya FC, namun kali ini hampir pasti semua pemain-pemain bintang dan starter tak luput dari pencucian gudang ini. Paling disayangkan publik, pihak management menyertakan nama pelatih RD sebagai radar penjualan, padahal sosok kharismatik ini kontribusinya terhadap tim begitu membanggakan ranah Wong Kito Galo, sekiranya wajar jerih payahnya digaji besar pihak klub profesional seperti Sriwijaya FC yang telah mengakuisisi Persijatim.

Ke-9 pemain tersebut yakni, Bio Paulin (stopper), Hamka Hamzah (stopper), Mahamdouo Ndiaye (stopper), Konate Makan (gelandang), Novan Setya Sasongko (full back), Alfin Tuasalamony (stoper/full bak), Adam Alis Setyano (gelandang), Patrich Wanggai (striker), dan Rahmat Hidayat (gelandang).

Adapun di jajaran pelatih dan ofisial, Pelatih Kepala Rahmat Darmawan, Pelatih Fisik Rasiman, Pelatih Kiper Kurnia Sandi, dokter tim dr El Amin dan Fisio Terafi Ibnu.

“Sesuai yang saya sampaikan sebelumnya, Sriwijaya FC sebagai klub profesional akan memanfaatkan dibukanya bursa transfer pemain menjelang putaran kedua ini. Nama-nama pemain yang dievaluasi sudah ada, dan akan kami umumkan dalam konferensi pers resmi. Kemungkinan Sabtu (14/7) ini,” ujar Direktur PT SOM H Muddai Madang, Kamis (12/7) sebagaimana diberitakan tribun.

“pelepasan atau perekrutan pemain adalah hal biasa dilakukan klub profesional. Sriwijaya FC sebagai klub yang sudah berdiri sejak 2005 telah melakukannya, sama halnya dengan klub-klub lain di Indonesia.” Imbuh Muddai.

Sriwijaya posku.com mewartakan, persoalan besaran gaji juga menjadi soal utama, selain itu attitude pemain.

Sebagaimana diberitakan, bahwa pihak Manajemen merasa gerah terhadap kapten tim Hamka Hamzah mengajak pemain demo dan mogok latihan, hal ini sangat merugikan tim. Kendala finansial persoalan pelik ditubuh SFC, besaran gaji Hamka bersama ke-9 pemain ini juga membebani klub.

Hamka misalnya bergaji sekitar Rp1,5 miliar, Adam Alis (1,5 miliar), Konate Makan, N’Diaye bergaji Rp2 miliar. Bek Bio Paulin bergaji Rp1,5 miliar, sementara itu Novan Setya Sasongko Rp 700 juta, Alfin Rp 700 juta, dan Rahmat Hidayat Rp500 juta dan Patrich Wanggai Rp.800 juta.

Sementara itu jajaran pelatih, khususnya Rahmad Darmawan cs memiliki besarasan gaji hingga Rp 2 miliar. Hal inilah yang menjadi pertimbangan Sriwijaya FC untuk melepas mereka, selain persoalan gaji, juga ada beberapa hal yang membuat manajemen tidak nyaman.

Melihat peliknya prahara rumah tangga SFC, managemen  kehilangan rasa sabar sehingga melego 9 pemain, pelatih serta jajaran official. Mengangkat talenta asli Sumatera Selatan merupakan alasan tepat mendepak jasa-jasa pemain senior ini.

Pihak Managemen beralasan, “Selama ini, pemain asli daerah binaan dari akademi U-16 dan U-19 terbilang kurang mendapat tempat di daftar pemain inti”. beredar kabar Sriwijaya FC ini “bangkrut”, Hoax atau Fakta, sih?

#pipot_sportif2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here