Dovi Nyerah, Marquez Semakin di Depan

Marquez
Marquez

Marc Marquez sukses memenangi MotoGP Thailand yang berlangsung di Buriram International Circuit, kemren Minggu (7/10/2019) siang WIB. Kemenangan ini semakin mendekatkan Marquez kepada gelar juara dunia motoGP 2018 ini.

Pada balapan kemaren, Marquez dan Dovizioso kembali terlibat duel seru sampai menjelang garis finis. Sama seperti yang terjadi di Aragon dua minggu lalu, dimana Marquez akhirnya tampil sebagai pemenang, mengalahkan Dovizioso dalam duel di tikungan terakhir sebelum garis finis.

Dengan tambahan 25 poin itu, Marquez kini semakin kokoh duduk puncak kelasmen dengan 271 poin, hasil 15 dari kali balapan unggul 77 poin dari Dovizioso di posisi kedua dengan raihan 194 poin.

Sementara Valentino Rossi ada di posisi ketiga klasemen dengan raihan 172 poin, diikuti Maverick Vinales di posisi keempat dengan 146 poin. Melengkapi posisi lima besar klasemen adalah Jorge Lorenzo dengan 130 poin.

Praktis disisa empat balapan nanti yang masing-masing akan berlangsung di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia. Marquez hanya membutuhkan satu kemenangan saja dari keempat balapan tersebut untuk dapat menjadi juara dunia yang kelima kalinya di kelas bergengsi MotoGP ini.

Baca juga : dimas-ekky-resmi-tampil-di-kelas-moto2-2019/

Jadi bisa dikatakan balapan di sirkuit Motegi Jepang dua minggu yang akan datang gelar juara dunia tersebut itu bisa ia dapatkan jika ia menang di sana. Bagi Marquez tentu semakin cepat akan semakin baik sehingga tak perlu bersaing lagi sampai seri terakhir di Valencia nanti seperti yng terjadi musim lalu.

Sementara itu bagi pesaingnya Andrea Dovisioso yang walupun masih memungikinkan namun kemungkinan itu sangat tipis karena total poin dari sisa empat seri lagi yang bisa diraih adalah 100 poin (Dovi 194).

Seperti diberitakan Dovizioso sepertinya sudah angkat bendera putih alias nyerah bro!, dia mengatakan pasrah dan ingin fokus ke pengembangan motor untuk musim balapan 2019 nanti.

Pernyataan itu dikeluarkan Dovizioso usai balapan MotoGP Thailand, Minggu (8/10/2018) kemarin, di mana pada balapan perdana sirkuit Buriram itu, dia harus mengakui keunggulan Marc Marquez dalam duel menjelang lap terakhir.

Sesungguhnya Dovi sempat memimpin balapan sekitar 10 lap, namun ia kehilangan posisi terdepan di lap-lap terakhir. Usahanya untuk melawan Marquez di tikungan terakhir pun tak berujung hasil.

Baca juga : cara-menghitung-poin-motogp-gp-formula1/

Melihat fakta itu, wajar jika peluang Dovi untuk menjadi juara sudah semakin atau bisa dikatakan sangat kecil sekali. Dovizioso hanya bisa berharap agar Marquez terpeleset dan tidak mendapatkan poin di sisa balapan, jelas itu sesuatu yang tidak mungkin sementara Dovi harus melakukan sebaliknya dia harus menyapu bersih seluruh seri tersisa.

Oleh karena itu ia memutuskan dari pada  berharap banyak pada musim yang tak pasti ini, Dovizioso lebih memilih fokus untuk mengembangkan motor Desmosidici untuk musim 2019 yng akan datang seperti yang disampaikanya

“Kekalahan ini begitu buruk karena terjadi di tikungan terakhir, tapi tentunya peluang saya juara nyaris habis dan kami tidak akan mengincar itu lagi. Kami akan coba meraih hasil semaksimal mungkin dan mengembangkan motor untuk musim depan,” ujar Dovizioso seperti dikutip Crash.

Saya sangat senang masih bisa menjalani empat balapan lagi dan terus bekerja serta mengembangkan sedikit lagi karena kami butuh itu jika ingin bersaing jadi juara dunia tahun depan,” sambungnya.

Ok lah kalau begitu, Dovi sudah menyerah dan angkat bendera putih. dia lebih memilih persiapkan diri untuk musim depan motoGP 2019 …..Semoga balapan tersisa masih menarik untuk ditonton….tul ga bro!

Sumber foto : youtube.com

Foto: Soe Zeya Tun/REUTERS
Foto: Soe Zeya Tun/REUTERS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here