Lacazette Hindarkan Arsenal dari Kekalahan

Arsenal patut merasa lega dengan gol yang dicetak Lacazette dipenghujung laga sehingga terhindar dari kekalahan. Menguasai laga di Emirates Stadium, Arsenal hanya berbagi angka 1-1 dengan tamu mereka Liverpool pada gameweek 11 Premier League, Sabtu (3/11/18) atau Minggu dini hari pukul 00.30 WIB.

Bahkan hingga menit 82 mereka masih ketinggalan 0-1 dari Liverpool berkat gol Millner menit ke 61 hasil umpan silang Sadio Mane. Gol telat Lacazette berhasil menghindarkan The Gunners dari kekalahan memalukan. Tembakan dengan kaki kanannya dari sebelah kiri kotak penalty ke sudut kanan bawah tidak bisa diselamatkan Allison Becker.

Perhatikan statistik laga yang disajikan Premierleague.com (4/11/18), Arsenal menguasai pertandingan dengan 62 persen ball possession. Mereka juga lebih banyak melakukan passing 585 kali dibandingkan Liverpool yang hanya 355 kali. Permainan dalam kendali pemain Arsenal dengan melakukan 784 sentuhan bola dibandingkan Liverpool yang hanya sebanyak 558 kali.

Angka yang menggambarkan dominasi permainan Arsenal sehingga sangat dirasa tidak adil dengan hasil imbang ini. Formasi 4-2-3-1 yang ditampilkan Unai Emery sebenarnya sudah sangat dipahami skuatnya. Beberapa kali peluang diperoleh Lacazetta, Aubameyang dan Mesut Ozil. Namun mereka masih belum menghasilkan gol karena sentuhan akhir yang gagal juga cemerlangnya Allison Becker, kiper asal Brasil yang berada di mistar gawang Liverpool.

Kuartet lini belakang Arsenal yang membentengi kiper Bernd Leno bermain cukup taktis. Hector Bellerin, Rob Holding, Shkodran Mustafi dan Sead Kolasinac sangat solid dan focus menghalau setiap gerakan Mane dan Salah di sisi sayap serta Firmino yang menusuk masuk area penalti. Apalagi double pivot mereka,  Lucas Torreira dan Granit Xhaka sangat mendukung.

Sementara itu walaupun kalah dalam penguasaan bola, The Reds bermain sangat efektif. Trio lini tengah mereka memang tanpa Naby Kieta namun Fabinho berhasil memerankan pengganti dengan baik. Bersama James Millner dan Georginio Wijnaldum, mereka meracik serangan dengan efektif untuk mendukung trio Firmino, Mane dan Mohamed Salah. Gol Millner adalah hasil pekerjaan mereka ketika Mane memberikan crossing yang berhasil dimanfaatkan Millner.

Lini belakang mereka yang dijaga dengan kuartet Trent Alexander-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, Andrew Robertson, berhasil menjaga dengan aman gawang mereka paling tidak hingga menit ke-82 saat gol Lacazetta terjadi.

Unai Emery, Manager The Gunners menyatakan bahwa dirinya sangat senang dengan penampilan skuatnya di Emirates Stadium dan bagaimana cara para penggemar selalu memberikan dukungan meski tim kesayangan mereka tertinggal 0-1 sejak menit ke-61. “Salah satu ciri khas Liverpool adalah permainan dengan intensitas tinggi dan pemain dengan karakter besar mereka. Jadi hari ini adalah ujian yang bagus bagi kami,” kata Emery kepada media usai laga seperti dilansir Arsenal.com (4/11/18).

“Kami membutuhkan lebih banyak dalam pekerjaan kami dan juga secara taktis, tetapi semangat adalah bagaimana kami menginginkannya dan juga suasana hari ini sangat besar dengan para pendukung yang memberikan semangat selama 90 menit. Hari ini adalah laga yang sangat bagus bagi mereka dan untuk kita semua.” Demikian kata Emery seperti dirilis situs resmi klub Arsenal.com (4/11/18).

Memang ada rasa lega bagi Emery dengan hasil imbang ini namun sebenarnya mereka menginginkan kemenangan dari Liverpool karena bermain di Emirates. Hanya satu poin mereka dapatkan sehingga Arsenal harus terlempar dari 4 besar klasemen sementara Liga Primer.

Namun tetap saja Emery adalah pria yang sangat bahagia setelah Alexandre Lacazette mencetak gol penyama kedudukan di ujung akhir laga untuk mendapatkan satu poin melawan Liverpool.

Sumber Foto Premierleague.com

Baca artikel lain di sini 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here